Persaingan Bisnis?

Membaca berita tentang pelarangan Indomie di Taiwan membuat dahi saya agak berkerut. Yang menjadi kejanggalan adalah alasan pelarangan: ditemukannya pengawet “berbahaya” asam benzoat (E210) dan methylparaben (E218).

Mengkonsumsi terlalu banyak mie instan (bukan hanya Indomie) memang tidak baik untuk kesehatan, disebabkan oleh tingginya kadar garam dan vetsin (MSG, monosodium glutamat). Tetapi menjadikan pengawet asam benzoat (E210) dan methylparaben (E218) sebagai kambing hitam pelarangan Indomie kelihatannya harus dilihat dengan kacamata kritis.

Asam benzoat (E210) dan methylparaben (E218) dikenal sebagai bahah pengawet yang dikategorikan sebagai aman. U.S. Food and Drug Administration, badan POM-nya Amerika menggolongkan E210 dan E218 sebagai Generally Recognized As Safe” (GRAS) sebagaimana tercantum di daftar ini. Bahkan Food Standard Agency, badan POM-nya Eropa juga menggolongkan E210 dan E218 sebagai bahan pengawet makanan yang aman.

Dalam praktiknya, bisa saja bahan pengawet yang dianggap aman di suatu negara tetapi dilarang di negara lain. Sekarang yang menjadi masalah, apakah asam benzoat (E210) dan methylparaben (E218) termasuk bahan pengawet makanan yang terlarang di Taiwan?

Asam benzoat (E210) adalah pengawet makanan yang LEGAL di Taiwan. Dalam makalah di Journal of Food and Drug Analysis yang ditulis oleh Lee-Yen Lo dan rekan-rekan dari Department of Food Science, National Taiwan Ocean University, disebutkan asam benzoat adalah bahan pengawet yang LEGAL di Taiwan dalam kadar 1.0 gram/kg. Makalah ini bahkan ditayangkan di situs FDA Taiwan.

Lantas, bagaimana dengan methylparaben (E218)? Bahan pengawet ini juga LEGAL dipakai dalam makanan di Taiwan. Dalam sidang FAO (Organisasi Pangan PBB) di Beijing pada 15-19 Maret 2010 yang lalu, di salah satu dokumen persidangan (COMMENTS ON DRAFT AND PROPOSED DRAFT FOOD ADDITIVE PROVISIONS OF THE GSFA) terdapat kalimat ini:

“Hydroxybenzoates and other preservatives are also used to stabilize color and flavor preparations that are used in chewing gums; therefore, they may be present as carry-over in finished gum products. Some countries, including Taiwan and Australia permit the use of hydroxybenzoates as preservatives in ingredients like colors and flavors used in foods.”

(Beberapa negara, termasuk Taiwan dan Australia mengizinkan penggunaan hydroxybenzoates sebagai pengawet bahan kandungan dalam pewarna dan juga perasa di dalam makanan – saya terjemahkan bagian yang dimiringkan saja)

Dari struktur kimianya, methylparaben adalah turunan senyawa hydroxybenzoat. Methylparaben juga mempunyai nama lain methyl para-hydroxybenzoate. Dalam dokumen tersebut ditulis hydroxybenzoates (dengan “s” jamak), berarti ada beberapa senyawa turunan hydroxybenzoat yang dinyatakan legal, yang disebutkan dengan jelas pada lima paragraf di atasnya, yaitu ethyl para-hydroxybenzoate (E214) dan methyl para-hydroxybenzoate (E218) alias methylparaben.

Jadi, apa sebenarnya motivasi razia Indomie di Taiwan? Apakah terkait dengan moncernya popularitas Indomie akhir-akhir ini yang terjadi seiring dengan meredupnya popularitas produsen mie terbesar di Taiwan di bawah bendera Uni-President? Apakah Uni-President merasa terancam dengan kehadiran Indomie yang merupakan mie instan paling terkenal di dunia? Hanya Tuhan dan otoritas Taiwan yang tahu persis jawabannya.

One response to “Persaingan Bisnis?

  1. Thanks for the insights. This is a really quality website.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s